Proyek Perumahan Murah di Cikarang Digelar Jokowi

Jokowi Sukses Dengan Proyek Perumahan Murah di Cikarang Bekasi Jababeka Untuk MBR

Jokowi Sukses Dengan Proyek Perumahan Murah di Cikarang Bekasi Jababeka Untuk MBR

Perumahan murah di Cikarang | Terdapat sebanyak 8,749 unit rumah Cikarang jenis tapak bertipe 25 / 60 yang dibangun di sebuah lahan 105 hektar di Cikarang Bekasi Jababeka yang menjadi bagian dari program bertajuk ‘sejuta rumah’ gagasan Presiden Jokowi. Sejauh ini sudah ada 4,734 unit yang sudah rampung dibangun di kompleks perumahan murah di Cikarang Bekasi Jababeka itu. Ini berarti, program rumah Cikarang yang murah itu masih menyisakan 4,365 unit lagi.

Adapun Presiden Jokowi juga masih ingin mengekspansi proyek dengan membangun 4,015 unit lagi. Tujuannya tentu untuk memfasilitasi perumahan murah di Cikarang bagi masyarakat berpenghasilan rendah / MBR.

Maryono yang menjabat sebagai Direktur Utama BTN (Bank Tabungan Negara) menjelaskan kepada publik, kalau rumah Cikarang yang dibangun tersebut cuma ditargetkan kepada para MBR. Dengan kisaran income per bulan sebesar 4jt Rupiah kebawah.

Lalu bagaimana jika masyarakat mau membeli dan ikutan program perumahan murah di Cikarang ala Jokowi itu?

Untuk memperoleh KPR dan mendapatkan unit di perumahan murah di Cikarang itu, peminat cukup membayarkan Pursekot sebesar 1% dari total harga rumah saja. Itu pun cicilannya sebesar 5% yang tidak akan berubah-ubah lagi sampai tenor cicilan selama 20 tahunnya habis. Cicilannya pun dibuat bervariasi oleh BTN. Yakni, mulai dari Rp 750,000,- hingga Rp 900,000,- / bulan.

Perumahan murah di Cikarang ini merupakan rumah Cikarang sederhana yang khusus dibangun untuk para masyarakat yang penghasilan per bulannya itu rendah. Harga jual per unitnya itu antara Rp 112,000,000,- sampai Rp 141,000,000,-, dimana semua KPR akan kami subsidi dengan program FLPP KPR”, jelas Maryono saat menemani Presiden Jokowi di acara peresmian proyek konstruksi perumahan murah di Cikarang.

Dengan disokong FLPP oleh BTN, jelas pembeli hanya akan dibebankan dengan bunga cicilan yang tetap 5% selama masa tenor 20 tahun. Besaran uang muka juga bisa murah, karena disubsidi juga oleh pemerintah pusat. Yakni, sebesar Rp 4,000,000,- untuk per unitnya.

“Kan lumayan jadinya. Sisa pursekot bisa dipakai pembeli untuk membayar biaya admin dan lain-lain”, sambungnya.

Proyek rumah Cikarang murah ini tentunya menjadi terobosan Presiden Jokowi yang  sukses. Bayangkan, ini menjadi kesempatan bagi masyarakat Indonesia dengan income rendah untuk berpeluang memiliki hunian rumah tapak.

Syarat lain yang harus dipenuhi pembeli untuk mendapatkan unit di perumahan murah di Cikarang

Namun begitu, ada syarat lain yang harus dipenuhi oleh MBR yang punya minat untuk membeli unit di kompleks perumahan murah di Cikarang itu. Yaitu, sama sekali belum pernah punya rumah sendiri sebelum dia membeli rumah Cikarang itu, lalu sudah bekerja di instansi yang jelas atau punya usaha sendiri selama minim 1 tahun, terakhir meneken surat segel diatas materai Rp 6,000,- bahwa pembeli sanggup melunasi kredit.

Sekedar informasi, perumahan murah di Cikarang untuk MBR ala Jokowi itu juga punya fasilitas umum yang lengkap. Contohnya, rumah ibadah, sarana olahraga, area bemain anak, sekolah dan Rumah Sakit.